YOSH!! Langsung saja Anime Shigatsu wa Kimi no Uso adalah salah satu anime yang diadaptasi dari Light Novel Your Lie in April. Pada teman-taman pencinta Genre Romance-School-Music-Drama, Anime ini Recommended banget!!. Anime ini akan bikin kamu semua baper akan alur ceritanya. Mari disimak ya.....
Cerita diawali oleh pianis yang berumur 14 tahun bernama Arima Kousei. Sejak umur 6 tahun Kousei selalu diajarkan oleh ibunya bermain piano sehingga ia juara kontes piano. Kousei sangat menyayangi ibunya, walaupun metode yang diajarkan ibunya itu sangat keras. Setiap waktu ia bermain piano tanpa henti, ia ingin bermain bersama temannya dan dilarang ibunya, terkadang ia sering dibentak dan dipukul karena kesalahan dalam bermain pianonya. Dimasa kejayaannya sebagai juara pianis ia lebih mirip
manusia robot ,mengikuti kompetisi dan memainkan piano dengan wajah datar,ia
memainkan semua melody pianonya tanpa kesalahan sedikit pun.Kousei tidak pernah
mempermasalahkan cara melatih ibunya. Yang Kousei inginkan hanya satu, ibunya
bisa sembuh dari penyakitnya. Kousei pikir cara yang bisa dia lakukan untuk
membahagiakan ibunya adalah dengan menjuarai kompetisi yang ia ikuti. Namun
pada suatu kompetisi, Arima Saki berkesempatan untuk menyaksikan langsung
penampilan anaknya. Kousei sangat bahagia saat itu. Sayangnya, seusai
penampilan Kousei, Saki justru memarahinya dengan kasar. Kala itu, saking
kesalnya, terucap kalimat tak pantas dari Kousei untuk ibunya, “orang sepertimu
(ibunya) sebaiknya mati saja!”. Dan memang tak lama dari kejadian itu, ibunya
benar-benar meninggal. Semenjak itu pula Kousei mengalami semacam trauma ketika
bermain piano.
2 Tahun lamanya Kousei tidak memainkan piano dan ia mulai
merasa jenuh dan hidupnya kurang berwarna,walaupun begitu ia selalu ditemani
Tsubaki dan Watari,teman dekatnya yang selalu peduli pada dirinya.Suatu hari
Watari memberitahukan bahwa ia mempunyai pacar baru ,yaitu Mizayono Kaori
,seorang pemain violin/biola yang cantik yang rupanya Kousei menaruh hati
padanya juga.Kousei menahan diri karena Watari adalah sahabatnya.Sejak saat
itu Kaori juga dekat dengan Kousei.Kaouri mengetahui bahwa Kousei adalah mantan
juara kompetisi piano,oleh karena itu ia selalu menyemangati Kousei untuk
bermain piano lagi,bahkan ia mengajak Kousei untuk menjadi pianist
pengiringnya. Kousei dituntut agar ia bermain piano sebebas bebasnya tidak
seperti gaya bermain pianonya dahulu.
Walaupun awalnya tidak mau,akhirnya Kousei mau. Saat sedang
asyik bermain, ia tidak dapat mendengar nada dan berhenti.Saat itulah Kaori
memotifasi Kousei agar bermain piano lagi dengan menyuruh Kousei mengiringi dia
dalam kontes biola. Kousei tentu saja menolak,namun dengan segala usaha Kaori
akhirnya berhasil membujuk Kousei untuk kembali bermain
Disaat Kousei mulai nyaman memainkan piano,
lagi -lagi ia tak dapat mendengar permainan pianonya sendiri.Nada itu terasa
hilang diterpa angin.Kaori pun mulai kebingungan dan berusaha menyesuaikan
permainan piano Kousei.Di tengah permainan,Kousei sempat berhenti.Namun saat
Kaori melihatnya dan memberi semangat kepadanya,ia akhirnya melanjutkan
permainannya
Waktu berlalu dan Kousei memutuskan untuk kembali menjadi
seorang pianis profesional
Saat Kousei sudah bersungguh-sungguh dan menetapkan hatinya kepada musik,saat akan tampil Kaori tidak datang hingga akhirnya arima bermain sendiri,namun ia bermain dengan hatinya.Ternyata alasan Kaori tidak datang adalah dia pingsan saat sedang menyiapkan penampilannya.
Setelah itu,Kaori mendaftarkan Kousei ikut kontes piano yang
sudah tidak diikutinya selama 2 tahun.Dan dengan terpaksa ia
mengikutinya.Akhirnya disaat kontes,ia bertemu dengan 2 musuhnya yang sangat
mengagumi Kousei.Namun permainan Kousei tidak berjalan lancar.Ia kembali tak
dapat mendengar nada.Ia pun berhenti di tengah lagu.Namun saat mengingat
Kaori,semangatnya pun kembali lagi dan ia pun memainkan pianonya lagi sesuai isi
hatinya yang ditujukan pada Kaori. Disaat selesai tampil,Kousei bertemu dengan
teman ibunya yang akan membimbing Kousei bermain Piano.
Kaori pun menyuruh Kousei menampilkan lagu untuk kontes piano
untuk bulan desember yang sering dimainkan ibunya dulu untuk pengantar tidur.Ia
pun kembali mengingat ibunya dan mulai menyadari ibunya tak sejahat yang ia
kira
Ternyata Kaori sekarang lebih sering sakit - sakitan.Disaat
Kaori berada di rumah sakit, Kousei merasa cemburu pada Watari yang selalu ada
bersama Kaori.Ia pun akhirnya menyadari bahwa ia telah jatuh cinta pada
Kaori.Kaori pun mendapat surat untuk tampil di acara pentas biola dan mengajak Kousei mengiringinya.Kaori pun bekerja keras untuk kembali bermain biola dan
menjalani kegiatan pemulihan dengan sangat semangat.Kaori pun juga memberi
semangat kepada Kousei yang tak ingin bermain piano lagi.
Nah ending cerita anime ini sangat menyentuh sekali, kalian
penasaran sama ending anime tersebut??
Lalu, apa si penyakit yang diderita Kaori Miyazono? Saya
jawab “Kurang tahu”, namun …, yang jelas, Kaori mengalami penyakit terminal.
Ini tidak bisa disebut juga sebagai penyakit, namun
penyakit terminal ini
adalah hal ketika pasien didiagnosis penyakit terminal, maka pasien tersebut
sudah tidak dapat diselamatkan, dan hanya tinggal menunggu kematian
menjemputnya.
Hal yang membuat pasien dalam keadaan penyakit terminal ada
banyak, misalnya kanker, gagal jantung, gagal ginjal, atau penyakit lain
yang bisa dibilang berbahaya.
Dan, ada yang mengatakan kalau Kaori masuk terminal karena
penyakit yang menyerang saraf. Hal ini disimpulkan dari beberapa adegan, yang
akan bisa kalian liat di episode episode akhir anime ini saat Kaori berjalan
yang tiba-tiba terjatuh dan tidak bisa menggerakkan kakinya.

Dan adegan di mana Kaori menjalani rehabilitasi untuk
berlatih berjalan.
Disaat kontes piano bulan desember.Ia mampu bermain piano
dengan baik dan membayangkan Kaori bermain biola disampingnya. disaat yang bersamaan Kaori yang bermimpi menggesek dawai biola diatas panggung
bersama arima kousei akhirnya harus berakhir dimeja operasi. Detak jantung
Kaori perlahan melambat dan kemudian berhenti selamanya diatas meja operasi
itu, tiba-tiba bayangan kaoripun hilang dan di akhir lagu Kousei menangis. bukan hanya bagi Kousei, tapi
juga bagi Wattari dan Tsubaki yang belakangan memang selalu menghabiskan waktu
bersama-sama. Miyazono Kaori akhirnya telah pergi untuk selamanya.
Setelah kontes itu, Kaori meninggal dan orang tuanya
memberikan surat yang Kaori tulis untuk Kousei.Ternyata sewaktu kecil,kaori
mengagumi Kousei dan alasannya bermain biola agar dapat diiringi oleh Kousei.Sebenarnya,Kaori
ingin berkenalan dengan Kousei sewaktu SMP,namun ia takut Tsubaki akan
kecewa.Karna itu ia minta dipertemukan dengan Watari.Di akhir surat,Kaori
berkata bahwa dia mencintai Kousei
.
Dan terakhir saya akan bahas mengenai judul Shigatsu wa Kimi no Uso
yang dapat diartikan “Kebohonganmu di Bulan April” diambil dari adegan saat
pertama kalinya Kaori dan Kousei bertemu di musim semi, tepatnya di bulan
April, di mana Kaori mengatakan kalau dirinya menyukai Watari, padahal … yang
sebenarnya dia sukai adalah Kousei sendiri.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar