Senin, 20 Mei 2019

Shigatsu wa Kimi no Uso


YOSH!! Langsung saja Anime Shigatsu wa Kimi no Uso adalah salah satu anime yang diadaptasi dari Light Novel Your Lie in April. Pada teman-taman pencinta Genre Romance-School-Music-Drama, Anime ini Recommended banget!!. Anime ini akan bikin kamu semua baper akan alur ceritanya. Mari disimak ya.....



         Cerita diawali oleh pianis yang berumur 14 tahun bernama Arima Kousei. Sejak umur 6 tahun Kousei selalu diajarkan oleh ibunya bermain piano sehingga ia juara kontes piano. Kousei sangat menyayangi ibunya, walaupun metode yang diajarkan ibunya itu sangat keras. Setiap waktu ia bermain piano tanpa henti, ia ingin bermain bersama temannya dan dilarang ibunya, terkadang ia sering dibentak dan dipukul karena kesalahan dalam bermain pianonya. Dimasa kejayaannya sebagai juara pianis ia lebih mirip manusia robot ,mengikuti kompetisi dan memainkan piano dengan wajah datar,ia memainkan semua melody pianonya tanpa kesalahan sedikit pun.Kousei tidak pernah mempermasalahkan cara melatih ibunya. Yang Kousei inginkan hanya satu, ibunya bisa sembuh dari penyakitnya. Kousei pikir cara yang bisa dia lakukan untuk membahagiakan ibunya adalah dengan menjuarai kompetisi yang ia ikuti. Namun pada suatu kompetisi, Arima Saki berkesempatan untuk menyaksikan langsung penampilan anaknya. Kousei sangat bahagia saat itu. Sayangnya, seusai penampilan Kousei, Saki justru memarahinya dengan kasar. Kala itu, saking kesalnya, terucap kalimat tak pantas dari Kousei untuk ibunya, “orang sepertimu (ibunya) sebaiknya mati saja!”. Dan memang tak lama dari kejadian itu, ibunya benar-benar meninggal. Semenjak itu pula Kousei mengalami semacam trauma ketika bermain piano.


        2 Tahun lamanya Kousei tidak memainkan piano dan ia mulai merasa jenuh dan hidupnya kurang berwarna,walaupun begitu ia selalu ditemani Tsubaki dan Watari,teman dekatnya yang selalu peduli pada dirinya.Suatu hari Watari memberitahukan bahwa ia mempunyai pacar baru ,yaitu Mizayono Kaori ,seorang pemain violin/biola yang cantik yang rupanya Kousei menaruh hati padanya juga.Kousei menahan diri karena Watari adalah sahabatnya.Sejak saat itu Kaori juga dekat dengan Kousei.Kaouri mengetahui bahwa Kousei adalah mantan juara kompetisi piano,oleh karena itu ia selalu menyemangati Kousei untuk bermain piano lagi,bahkan ia mengajak Kousei untuk menjadi pianist pengiringnya. Kousei dituntut agar ia bermain piano sebebas bebasnya tidak seperti gaya bermain pianonya dahulu.

    Walaupun awalnya tidak mau,akhirnya Kousei mau. Saat sedang asyik bermain, ia tidak dapat mendengar nada dan berhenti.Saat itulah Kaori memotifasi Kousei agar bermain piano lagi dengan menyuruh Kousei mengiringi dia dalam kontes biola. Kousei tentu saja menolak,namun dengan segala usaha Kaori akhirnya berhasil membujuk Kousei untuk kembali bermain

   Disaat Kousei mulai nyaman memainkan piano, lagi -lagi ia tak dapat mendengar permainan pianonya sendiri.Nada itu terasa hilang diterpa angin.Kaori pun mulai kebingungan dan berusaha menyesuaikan permainan piano Kousei.Di tengah permainan,Kousei sempat berhenti.Namun saat Kaori melihatnya dan memberi semangat kepadanya,ia akhirnya melanjutkan permainannya


Waktu berlalu dan Kousei memutuskan untuk kembali menjadi seorang pianis profesional

     Saat Kousei sudah bersungguh-sungguh dan menetapkan hatinya kepada musik,saat akan tampil Kaori tidak datang hingga akhirnya arima bermain sendiri,namun ia bermain dengan hatinya.Ternyata alasan Kaori tidak datang adalah dia pingsan saat sedang menyiapkan penampilannya.
    Setelah itu,Kaori mendaftarkan Kousei ikut kontes piano yang sudah tidak diikutinya selama 2 tahun.Dan dengan terpaksa ia mengikutinya.Akhirnya disaat kontes,ia bertemu dengan 2 musuhnya yang sangat mengagumi Kousei.Namun permainan Kousei tidak berjalan lancar.Ia kembali tak dapat mendengar nada.Ia pun berhenti di tengah lagu.Namun saat mengingat Kaori,semangatnya pun kembali lagi dan ia pun memainkan pianonya lagi sesuai isi hatinya yang ditujukan pada Kaori. Disaat selesai tampil,Kousei bertemu dengan teman ibunya yang akan membimbing Kousei bermain Piano.
    Kaori pun menyuruh Kousei menampilkan lagu untuk kontes piano untuk bulan desember yang sering dimainkan ibunya dulu untuk pengantar tidur.Ia pun kembali mengingat ibunya dan mulai menyadari ibunya tak sejahat yang ia kira

    Ternyata Kaori sekarang lebih sering sakit - sakitan.Disaat Kaori berada di rumah sakit, Kousei merasa cemburu pada Watari yang selalu ada bersama Kaori.Ia pun akhirnya menyadari bahwa ia telah jatuh cinta pada Kaori.Kaori pun mendapat surat untuk tampil di acara pentas biola dan mengajak Kousei mengiringinya.Kaori pun bekerja keras untuk kembali bermain biola dan menjalani kegiatan pemulihan dengan sangat semangat.Kaori pun juga memberi semangat kepada Kousei yang tak ingin bermain piano lagi.

Nah ending cerita anime ini sangat menyentuh sekali, kalian penasaran sama ending anime tersebut??



Lalu, apa si penyakit yang diderita Kaori Miyazono? Saya jawab “Kurang tahu”, namun …, yang jelas, Kaori mengalami penyakit terminal. Ini tidak bisa disebut juga sebagai penyakit, namun 
penyakit terminal ini adalah hal ketika pasien didiagnosis penyakit terminal, maka pasien tersebut 
sudah tidak dapat diselamatkan, dan hanya tinggal menunggu kematian menjemputnya.

Hal yang membuat pasien dalam keadaan penyakit terminal ada banyak, misalnya kanker, gagal jantung, gagal ginjal, atau penyakit lain yang bisa dibilang berbahaya.

Dan, ada yang mengatakan kalau Kaori masuk terminal karena penyakit yang menyerang saraf. Hal ini disimpulkan dari beberapa adegan, yang akan bisa kalian liat di episode episode akhir anime ini saat Kaori berjalan yang tiba-tiba terjatuh dan tidak bisa menggerakkan kakinya.







Dan adegan di mana Kaori menjalani rehabilitasi untuk berlatih berjalan.



    Disaat kontes piano bulan desember.Ia mampu bermain piano dengan baik dan membayangkan Kaori bermain biola disampingnya. disaat yang bersamaan Kaori yang bermimpi menggesek dawai biola diatas panggung bersama arima kousei akhirnya harus berakhir dimeja operasi. Detak jantung Kaori perlahan melambat dan kemudian berhenti selamanya diatas meja operasi itu, tiba-tiba bayangan kaoripun hilang dan di akhir lagu Kousei menangis. bukan hanya bagi Kousei, tapi juga bagi Wattari dan Tsubaki yang belakangan memang selalu menghabiskan waktu bersama-sama. Miyazono Kaori akhirnya telah pergi untuk selamanya.



    Setelah kontes itu, Kaori meninggal dan orang tuanya memberikan surat yang Kaori tulis untuk Kousei.Ternyata sewaktu kecil,kaori mengagumi Kousei dan alasannya bermain biola agar dapat diiringi oleh Kousei.Sebenarnya,Kaori ingin berkenalan dengan Kousei sewaktu SMP,namun ia takut Tsubaki akan kecewa.Karna itu ia minta dipertemukan dengan Watari.Di akhir surat,Kaori berkata bahwa dia mencintai Kousei
.
Dan terakhir saya akan bahas mengenai judul Shigatsu wa Kimi no Uso yang dapat diartikan “Kebohonganmu di Bulan April” diambil dari adegan saat pertama kalinya Kaori dan Kousei bertemu di musim semi, tepatnya di bulan April, di mana Kaori mengatakan kalau dirinya menyukai Watari, padahal … yang sebenarnya dia sukai adalah Kousei sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar